4 Cara Agar Anak Mau Mengakui Kesalahannya

Tips Pendidikan - Kadangkala anak sering melakukan kesalahan, baik yang fatal maupun tidak. Namun jangan maknai kesalahan yang mereka berbuat benar-benar kebodohan mereka, tetapi kesalahan yang mereka buat termasuk salah satu proses pembelajaran bagi mereka. 
4 Cara Agar Anak Mau Mengakui Kesalahannya
Gambar : encrypted-tbn3.gstatic.com

4 Cara Agar Anak Mau Mengakui Kesalahannya

Sayangnya, sebagian besar anak masih belum mengetahui nilai dibalik kesalahan yang mereka perbuat. Nah... disinilah peran anda selaku orang tua harus memberikan nasehat serta pelajaran apa yang dapat mereka ambil. Misalnya ketika anak anda melakukan suatu kesalahan, tetapi bukannya dia yang mengaku malah dia menyalahkan temannya. Anda seketika harus memberikan pengertian dan arahan bahwa menyalahkan orang lain itu tidak baik, seharusnya kamu harus bertanggung jawab atas perbuatan yang kamu lakukan. Selain itu, menyalahkan orang lain itu bukan solusi yang tepat, justru malah akan menambah masalah nantinya.

Menurut Kate Roberts, Ph.D., psikolog, “Kadang kala, anak tidak mengerti kalau setiap orang bisa melakukan suatu kesalahan. Dan, menyalahkan seseorang merupakan cara baginya untuk menghindari rasa tidak setuju dari adanya konsekuensi yang negatif.” 

Selain cara di atas anda juga dapat mengikuti tips berikut agar anak anda mau mengakui kesalahannya :

1. Wajar kok, berbuat kesalahan

Setiap orang sudah barang tentu pernah melakukan suatu kesalahan. Entah itu anda sendiri, teman anak anda, nenek dan kakek anda, atau yang lainnya. Jadi, bukan hal yang mengherankan bila anak juga bisa melakukan hal serupa. Bila ia melakukan kesalahan, jangan jadikan ini sebagai fokus utama perhatian Anda. Yang lebih penting adalah anak tahu benar apa harus dilakukannya ketika menyadari telah berbuat salah.

2. Ajarkan untuk berkata jujur

Jika anda ingin agar anak anda berkata jujur atas kesalahannya, tetaplah bersikap tenang dan buatlah seolah-olah anda senang, meski Anda merasa sangat kecewa dengan perbuatan yang dilakukannya. Dengan bersikap tenang, besar kemungkinan anak akan lebih mudah mengakui kesalahannya. Ingatkan padanya bahwa setiap orang bisa saja melakukan kesalahan. Yang terpenting di balik semua ini adalah ia tetap berkata jujur, belajar dari situasi yang ada, serta mencoba memperbaiki kesalahannya. Nah, ajak anak berdiskusi tentang bagaimana caranya memperbaiki dirinya. Namun perlu anda ingat, jangan lupa memujinya atau memberikan hadiah pada anak anda jika ia berani mengakui kesalahannya.

3. Ajarkan sebab akibat

Ajarkan anak untuk memahami dan berpikir hubungan antara apa yang dilakukannya dan apa dampaknya. Misalnya, “Kalau kamu tidak bermain terlalu lama dan lupa waktu, pasti kamu sudah selesai mengerjakan PR kamu dan bisa segera tidur.” Lambat laun anak anda akan terbiasa untuk mengaitkan hubungan antara sebab dan akibat suatu peristiwa.

4. Tetapkan aturan main

Aturan main harus diterapkan pada anak. Bagaimana pun, ia harus tahu dan juga menerima konsekuensi dari semua perkataan dan perbuatannya. Hal ini bisa berjalan lancar bila Anda juga selalu konsisten dengan aturan yang dibuat sekaligus konsisten dalam menerapkan disiplin padanya. Bagaimana pun, melalui kesalahan, anak belajar sesuatu. Dan, tekankan lagi, lagi, dan lagi. Jangan khawatir saat melakukan kesalahan. Dan, berpikirlah tentang apa yang akan dilakukan lain kali.

Demikian 4 Cara Agar Anak Mau Mengakui Kesalahannya, semoga bermanfaat.

0 Response to "4 Cara Agar Anak Mau Mengakui Kesalahannya"