9 Hal Yang Wajib Kita Ketahui Tentang Batalnya Puasa Ramadhan

Tips Pendidikan - Puasa Ramadhan merupakan puasa yang wajib dilaksanakan bagi kaum muslimin. Dibulan yang penuh hikmah ini banyak sekali amalan-amalan yang dapat dilakukan oleh kaum muslimin sehingga mereka akan mendapat ganjaran berlipat-lipat.Maka dari itu bulan ramadhan adalah bulan dibukanya semua pintu kebaikan. 
9 Hal Yang Wajib Kita Ketahui Tentang Batalnya Puasa Ramadhan
Gambar : hadidalaydrus.wordpress.com

9 Hal Yang Wajib Kita Ketahui Tentang Batalnya Puasa Ramadhan

Namun, bagi kaum muslimin yang menjalankan ibadah puasa harus mengetahui hal-hal yang membatalkan puasa agar puasa kita tidak batal nantinya. Lalu apa saja hal-hal yang membatalkan ibadah puasa tersebut? Silahkan simak penjelasannya berikut ini :  

1. Sengaja makan dan minum pada siang hari. Bila terlupa makan dan minum pada siang hari, maka tidak membatalkan puasa.

... makan dan minumlah hingga waktu fajar tiba (yang) dapat membedakan antara benang putih dan hitam…” (Q.S. Al-Baqarah: 187).

Barangsiapa yang terlupa, sedang dia dalam keadaan puasa, kemudian ia makan atau minum, maka hendaklah ia sempurnakan puasanya. Hal itu karena sesungguhnya Allah hendak memberinya karunia makan dan minum” (Hadits Shahih).

2. Sengaja membikin muntah, bila muntah dengan tidak disengajakan, maka tidak membatalkan puasa.

Barangsiapa yang muntah dengan tidak sengaja, padahal ia sedang puasa, maka tidak wajib qadha (puasanya tetap sah), sedang barangsiapa yang berusaha sehinggga muntah dengan sengaja, maka hendaklah ia mengqadha (puasanya batal)” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi).

3. Dengan sengaja menyetubuhi istri pada siang hari Ramadhan, ini di samping puasanya batal ia terkena sanksi berupa memerdekakan seorang hamba, bila tidak mampu maka puasa dua bulan berturut-turut, dan bila tidak mampu, maka memberi makan enam puluh orang miskin.


4. Datang bulan atau haid bagi wanita pada siang hari Ramadhan (sebelum waktu masuk Maghrib).

Diriwayatkan oleh Aisyah, haid membatalkan puasa, dan wanita yang masih mampu, wajib menggantinya. 
“Kami (kaum perempuan) diperintahkan mengganti puasa yang ditinggalkan, tetapi tidak diperintahkan untuk mengganti shalat yang ditinggalkan”. (H.R. Muslim).

5. Melakukan pengobatan pada kemaluan atau dubur, yang memungkinkan masuknya sesuatu dari salah satu lubang tersebut.

6. Keluarnya air mani karena adanya sentuhan. Dalam hal ini, baik yang melakukan masturbasi hingga keluar atau menggunakan tangan/bagian tubuh istri, sama-sama batal berpuasa. Sementara, jika seseorang mimpi basah, maka tidak dikategorikan batal puasa.

7. Nifas atau darah yang keluar dari kemaluan perempuan setelah melahirkan. Jika ia berpuasa dan mengeluarkan nifas, berarti puasanya tidak sah.

8. Gila atau hilang kewarasan. Seseorang wajib berpuasa jika sudah cukup umur dan waras. Ketika ia menjadi gila, otomatis kewajiban berpuasa tersebut.

9. Murtad atau keluar dari agama Islam. Puasa Ramadhan adalah kewajiban umat Islam, sehingga ketika ia mengingkari Allah sebagai Tuhan Yang Maha Esa, atau tidak lagi menganut Islam, kewajban itu terhapus dan puasanya tidak sah.


Jangan Dilewatkan Baca Juga : 

Demikian 9 Hal Yang Wajib Kita Ketahui Tentang Batalnya Puasa Ramadhan, semoga bermanfaat dan menambah keimanan kita. 

SELAMAT BERPUASA.

0 Response to "9 Hal Yang Wajib Kita Ketahui Tentang Batalnya Puasa Ramadhan"