Inilah 7 Adab Ketika Puasa Ramadhan

Tips Pendidikan - Puasa Ramadhan akan diterima oleh Allah apabila kita dapat menjaga puasa kita dari terbit fajar hingga tenggelamnya matahari. Lalu apa saja adab ketika kita berpuasa? Berikut ini akan diterangkan adab-adab ketika puasa ramadhan agar puasa kita diterima oleh Allah SWT.

Inilah 7 Adab Ketika Puasa Ramadhan

Inilah 7 Adab Ketika Puasa Ramadhan

1. Berbuka apabila sudah masuk waktu Maghrib.

Sunnah berbuka adalah sebagai berikut: 
a. Disegerakan yakni sebelum melaksanakan shalat Maghrib dengan makanan yang ringan seperti rutob (kurma muda), kurma dan air saja, setelah itu baru melaksanakan shalat.
b. Tetapi apabila makan malam sudah dihidangkan, maka terus dimakan, jangan shalat dahulu.
c. Setelah berbuka berdo'a dengan do'a sebagai berikut : 
Inilah 7 Adab Ketika Puasa Ramadhan

“Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthortu” 
Artinya : (Ya Allah, kepada-Mu aku berpuasa dan kepada-Mu aku beriman, dan dengan rizki-Mu aku berbuka).”






“Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah”

2. Makan sahur. 

Adab-adab sahur adalah sebagai berikut :
a. Dilambatkan sampai akhir malam mendekati Shubuh.
b. Apabila pada tengah makan atau minum sahur lalu mendengar adzan Shubuh, maka sahur boleh diteruskan sampai selesai, tidak perlu dihentikan di tengah sahur karena sudah masuk waktu Shubuh.

3. Lebih bersifat dermawan (banyak memberi, banyak bershadaqah, banyak menolong) dan banyak membaca al-Qur'an.

4. Menegakkan shalat malam/shalat Tarawih dengan berjama'ah. Dan shalat Tarawih ini lebih digiatkan lagi pada sepuluh malam terakhir. 

Cara shalat Tarawih adalah :
a. Dengan berjama'ah.
b. Salam tiap dua raka'at dikerjakan empat kali, atau salam tiap empat raka'at dikerjakan dua kali dan ditutup dengan witir tiga raka'at.
c. Dibuka dengan dua raka'at yang ringan.
d. Bacaan dalam witir : 
Rakaat pertama : Sabihisma Rabbika. 
Rokaat kedua : Qul yaa ayyuhal kafirun. 
Rakaat ketiga : Qulhuwallahu ahad.
e. Membaca do'a qunut dalam shalat witir.

5. Berusaha menepati lailatul qadar pada sepuluh malam terakhir, terutama pada malam-malam ganjil. 

Bila dirasakan menepati lailatul qadar hendaklah lebih giat beribadah dan membaca : Yaa Allah Engkaulah pengampun, suka kepada pengampunan maka ampunilah aku.

6. Mengerjakan i'tikaf pada sepuluh malam terakhir.

7. Menjauhi perkataan dan perbuatan keji dan menjauhi pertengkaran.


Cara i'tikaf:

a. Setelah shalat Shubuh lalu masuk ke tempat i'tikaf di masjid.
b. Tidak keluar dari tempat i'tikaf kecuali ada keperluan yang mendesak.
c. Tidak mencampuri istri dimasa i'tikaf.

Sumber : dilapunyablog

0 Response to "Inilah 7 Adab Ketika Puasa Ramadhan "