Inilah 4 Kebiasaan yang Bikin Bayi Sulit Tidur Nyenyak

Tipspendidikan.site - Saat terlelap, ternyata bayi mungil Anda bisa memiliki beberapa kebiasaan yang dapat mengacaukan kualitas tidurnya. Padahal, bayi sangat membutuhkan banyak istirahat, terutama yang didapatkan dari tidur nyenyak. Saat bayi tidur akan terjadi perbaikan pada sel-sel otak bayi dan juga hormon produksi dapat tumbuh hingga 75 %. Selain itu, aktivitas tidur juga memiliki efek yang sangat besar bagi kesehatan, fisik, emosi, mental, serta sistem imunitas dalam tubuh. Maka itu, perkembangan serta pertumbuhan bayi sangat tergantung sekali pada pola tidurnya.

Inilah 4 Kebiasaan yang Bikin Bayi Sulit Tidur Nyenyak

Inilah 4 Kebiasaan yang Bikin Bayi Sulit Tidur Nyenyak

Secara bertahap seiring dengan meningkatnya usia, maka makin sedikit waktu tidur yang dibutuhkan anak. Namun pada dasarnya anak membutuhkan banyak waktu tidur. Berikut adalah jumlah tidur anak per hari berdasarkan usia:

- Bayi   0-1 tahun -> waktu tidur: 14-15 jam yang terdiri dari 8 jam tidur malam, dan 6-7 jam tidur siang.
- Batita 1- 3 tahun -> waktu tidur: 12-14 jam, terbagi atas 11 jam tidur malam, dan 2-3 jam di siang hari.
Baca juga :
Inilah 5 Tips Terampil dalam Bercerita
4 Cara Memulai Mengajarkan Kedisiplinan Pada Anak Balita
10 Tahap Perkembangan Bayi Yang Harus Anda Ketahui
Bahaya Jika Anda tidak Awasi Anak Anda Menggunakan Medsos
Masalah tidur bayi banyak diakui orang tua sangat sulit ditangani, terutama bila sering terjadi di malam hari. Gangguan tidur bisa dialami bayi ketika merasa lelah yang akhirnya menyebabkan si kecil menjadi rewel dan menangis terus menerus. Namun, sebelum dapat mengatasi masalah tersebut, penting bagi orang tua untuk memahami jenis masalah yang dapat mempengaruhi pola tidur bayi. Apa saja kebiasaannya? Ada 4 kebiasaan yang sering dialami bayi yang bisa membuatnya sulit tidur nyenyak:
 

1. Sering bergerak

Di sekitar usia enam bulan, biasanya bayi mulai sering menggerakkan badan saat tidur. Kadangkala ia juga senang membenturkan kepalanya pada kasur atau kisi-kisi boks hingga terlelap. Gangguan tidur ini bisa membuat anak gelisah, tidur bolak-balik dari ujung ke ujung, sering terbangun, rewel dan mengigau.
 

2. Terbangun di malam hari

Menurut Divisi Kesehatan, University of Michigan, AS, masalah yang umum terjadi bayi baru lahir adalah sering terbangun di malam hari. Di tengah malam bayi bisa terbangun, karena ingin minum susu, atau bisa jadi karena suhu ruangan yang panas. Meskipun bangun malam adalah perilaku normal bagi bayi, namun jika terlalu sering dapat menyebabkan gangguan tidur saat si kecil beranjak balita.
 

3. Berkeringat

Beberapa bayi berkeringat lebih banyak saat tidur. Hal ini disebabkan ia menghabiskan waktu lebih banyak dalam tahap terdalam tidurnya. Kondisi ini yang membuat bayi lebih cenderung berkeringat di malam hari dibanding orang dewasa atau anak-anak yang lebih tua.

Meskipun keringat adalah kondisi umum, tapi jika terlalu berlebihan bisa menunjukkan adanya masalah kesehatan. Misalnya, terjadi infeksi, sleep apnea atau overheating yang dapat memicu sindroma kematian bayi mendadak (SIDS) terutama jika si kecil menggunakan baju atau selimut berlapis-lapis.
 

4. Gemeretak gigi ketika tidur

Sebagian besar bayi memiliki kebiasaan menggemeretak gigi saat tidur. Kondisi ini paling sering terjadi saat bayi mendapatkan gigi pertamanya. Kemungkinan bayi melakukan ini karena ada sensasi dari gigi baru, rasa sakit akibat tumbuh gigi atau dari infeksi telinga dan bisa juga karena masalah pernapasan.

Sumber : parenting.co.id

0 Response to "Inilah 4 Kebiasaan yang Bikin Bayi Sulit Tidur Nyenyak"