Inilah 8 Penggunaan Tanda Titik Yang Benar Sesuai EYD

Inilah 8 Penggunaan Tanda Titik Yang Benar Sesuai EYD

Inilah 8 Penggunaan Tanda Titik Yang Benar Sesuai EYD

Menurut Wikipedia Tanda titik adalah tanda baca yang digunakan untuk menandai akhir dari sebuah kalimat dalam berbagai bahasa. Tanda ini terdiri atas titik kecil yang ditempatkan di akhir suatu baris dari sebuah kalimat, seperti di akhir kalimat.

Dalam penggunaannya terdapat beberapa peraturan yang disesuaikan dengan Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan (EYD). Maka dari itu admin ingin berbagi tentang 8 Penggunaan Tanda Titik Yang Benar Sesuai EYD. Berikut penjelasannya:

1. Tanda titik dipakai pada akhir kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan.
     Misalnya:
     Ayahku tinggal di solo.
     Hari ini tanggal 6 April 2016.

2. Tanda titik dipakai di belakang angka atau huruf dalam satu bagan, ikhtisar, atau daftar.
     Misalnya:
     a. III. Departemen Dalam Negeri
                A. Direktorat Jenderal Pembangunan Masyarakat Desa
                B. Direktorat Jenderal Agraria
                     1. ....
     b.1. Patokan Umum
              1.1 Isi Karangan
              1.2 Ilustrasi
                     1.2.1 Gambar Tangan
                     1.2.2 Tabel
                     1.2.3 Grafik
Catatan: Tanda titik tidak dipakai di belakang angka huruf dalam suatu bagan atau ikhtisar jika angka dan huruf itu merupakan yang terakhir dalam deretan angka atau huruf.

3. Tanda titik dipakai untuk memisahkan angka jam, menit, dan detik yang menunjukkan jangka waktu.
     Misalnya:
     pukul 1.35.20 (pukul 1 lewat 35 menit 20 detik)

4. Tanda titik dipakai untuk memisahkan angka jam, menit, dan detik yang menunjukkan jangka waktu.
     Misalnya:
     1.32.20 jam (1 jam, 35 menit, 20 detik)
     0.0.30 jam (30 detik)

5. Tanda titik dipakai di antara nama penulis, judul tulisan yang tidak berakhir dengan tanda tanya atau tanda seru, dan tempat terbit dalam daftar pustaka.
     Misalnya:
     Siregar, Merari. 1920. Azab dan Sengsara. Waltervreden: Balai Poesaka.

6a. Tanda titik dipakai untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya.
     Misalnya:
     Desa itu berpenduduk 24.200 orang.

6b. Tanda titik tidak dipakai untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya yang tidak menunjukkan jumlah.
     Misalnya:
     Ia lahir pada tahun 1990 di Bandung.

7. Tanda titik tidak dipakai pada akhir judul yang merupakan kepala karangan atau kepala ilustrasi, tabel, dan sebagainya.
     Misalnya:
     Acara Kunjungan Adam Malik
     Salah Asuhan

8. Tanda titik tidak dipakai di belakang (1) alamat pengirim dan tanggal surat atau (2) nama dan alamat penerima surat.
     Misalnya:
     Jalan Diponegoro 82
     Jakarta
     1 April 1991

Demikian 8 Penggunaan Tanda Titik Yang Benar Sesuai EYD, semoga bermanfaat.

Sumber: EYD

0 Response to "Inilah 8 Penggunaan Tanda Titik Yang Benar Sesuai EYD"