Kemendikbud Jamin UNBK tak Menyulitkan Peserta dari PKBM

Kemendikbud Jamin UNBK tak Menyulitkan Peserta dari PKBM

Kemendikbud Jamin UNBK tak Menyulitkan Peserta dari PKBM

SURABAYA - Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), menjamin sistem ujian nasional berbasis komputer atau UNBK tak akan menyulitkan peserta didik yang berasal dari lembaga non formal seperti Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Bambang Suryadi, anggota BSNP Kemendikbud mengatakan, peserta didik yang usia lanjut pun akan dengan mudah menggunakan komputer dalam UNBK. Alasannya, aplikasi UNBK sangat ramah pengguna alias user friendly.

Lagi pula, apabila mereka mengalami kesulitan seperti komputer ngadat atau ketika memasukkan password,  bakal ada bantuan dari proktor.

"Selama dia bisa membaca saja, orang itu bisa mengikuti UNBK,” ungkapnya di sela acara Rapat Koordinasi Persiapan UN tahun 2017 di kantor Dinas Pendidikan Jatim Jalan Jagir Sidoresmo, Rabu (1/3/2017).

Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta ini mengibaratkan penggunaan komputer saat UNBK hampir sama dengan anak-anak yang bermain game di gadget. Mereka tidak perlu tingkat literasi yang tinggi dalam hal Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Namun apabila hal itu masih dikhawatirkan, masih ada simulasi UNBK.

"Kira-kira seperti itu, dibuat ramah pengguna dan sangat efisien meski peserta sudah tua," tuturnya.

Terlepas dari sistem ujian yang digunakan, peserta harus disiapkan dalam penguasaan materi yang akan di UN-kan. Persiapan bukan lagi soal teknik penggunaan komputer.

"Apa artinya peserta tahu komputer, tapi tidak menyiapkan materi ujian," pungkasnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim Saiful Rachman menyatakan, persoalan PKBM menjadi wewenang Dinas Pendidikan di tingkat kabupaten/kota.

Namun, provinsi tidak boleh lepas tangan. Pasalnya, penilaian total pelaksanaan UN adalah provinsi.

"Nanti semua kita gandeng, diberi pendampingan agar pelaksanaan UN baik," terangnya.

Disinggung terkait mengindukkan PKBM lintas kabupaten/kota, Saiful menyebut bahwa hal itu tidak bisa dilakukan. Sesuai ketentuan, radius yang ditetapkan adalah 5 kilometer dari lokasi lembaga tersebut.

"Kalau lintas kabupaten atau kota tidak bisa. Yang jelas, kedepannya nanti kita koordinasi dengan kabupaten dan kota," pungkasnya. Seperti yang ditulis oleh Surya.co.id

0 Response to "Kemendikbud Jamin UNBK tak Menyulitkan Peserta dari PKBM"