Apa yang Terjadi Ketika Anak Perempuan Mengalami Pubertas Dini!

Apa yang Terjadi Ketika Anak Perempuan Mengalami Pubertas Dini!

Apa yang Terjadi Ketika Anak Perempuan Mengalami Pubertas Dini!

Anak-anak sekira usia 8-15 tahun mengalami masa pubertas yang mungkin dinantikan oleh mereka. Pastinya beberapa bagian tubuhnya mengalami perubahan bentuk.

Dilansir dari laman Timesofindia, Rabu (16/8/2017). Sebagai orangtua, Anda harus memberikan informasi dan perhatian kepada sang anak agar tak kaget mengalami perubahan itu. Tidak hanya ditandai dengan menstruasi, ada pula perkembangan payudara, rambut ketiak dan kemaluan.

Fase-fase inilah yang membuat anak mengalami banyak kendala. Mulai dari konsentrasi belajarnya di sekolah menurun karena harus menghadapi efek menstruasi.

Selama melewati awal-awal pubertas menyebabkan banyak masalah psikologis dan ketidaknyamanan fisik bagi seorang gadis. Itu karena pikiran dan tubuhnya tidak cukup dewasa untuk menghadapi perubahan, sehingga emosinya terganggu.

Dr Vaishaki Rustagi Konsultan Endokrinologi Pediatrik di New Delhi mengatakan, seiiring masa pubertas anak juga mengalami dorongan seksual. Dengan begitu, perkembangan seorang gadis harus dipantau orangtuanya.

Apalagi selama menstruasi, anak jadi lebih tidak percaya diri untuk belajar dan beraktivitas. Anak jadi canggung secara sosial dan psikisnya.

Bahkan, hormon anak perempuan yang memicu kegemukan juga bertambah. Jika tak dikontrol pola makannya, mereka rentan obesitas.

Hal ini tidak boleh terjadi pada anak-anak. Belum lagi bila mereka jarang olahraga, peluang untuk membakar kalori juga kecil.

Jauhi pula makanan dengan pestisida dan menggunakan peralatan makan plastik dengan bisephenol A. Keduanya berbahaya untuk kesehatan anak.

Jika orangtua dan anaknya tak percaya diri mengalami hal tersebut, seharusnya konsultasi ke dokter. Hal ini harus dilakukan untuk mencegah dampak buruk.    

0 Response to "Apa yang Terjadi Ketika Anak Perempuan Mengalami Pubertas Dini!"